CHC iBase & i76 Rover Kit : Inovasi GNSS RTK Untuk Pemetaan Yang Akurat

Dalam dunia survey dan pemetaan, teknologi GNSS RTK (Real Time Kinematic) menjadi standar untuk mencapai akurasi tinggi dalam pekerjaan survey pemetaan. CHC Navigation menghadirkan CHC iBase dan CHC i76, perangkat ini dapat bekerjasama untuk memberikan solusi pemetaan presisi di berbagai bidang, seperti konstruksi, pertambangan, kehutanan, dan agrikultur.
CHCNav telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri GNSS RTK, dengan produk CHC iBase dan i76 yang menawarkan teknologi canggih dengan harga lebih kompetitif dibandingkan GPS GNSS lainnya.
1. CHC iBase : Base Station RTK yang portabel dan Tangguh
CHC iBase dirancang sebagai base station yang mengirimkan koreksi posisi ke rover dalam mode RTK. Dengan desain yang ringkas dan ringan, perangkat ini mudah dibawa ke lapangan tanpa mengorbankan keandalan dan jangkauan sinyal. CHC iBase sudah dilengkapi dengan modul radio 5 watt yang menyediakan jangkauan GNSS RTK hingga 25 km dalam kondisi optimal. Kemampuan pemeriksaan mandiri interferensi UHF secara real time memungkinkan operator untuk memliih saluran frekuensi terbaik, sehingga meningkatkan kemudahan penggunaan dan efisiensi. sehingga meningkatkan kemudahan penggunaan dan efisiensi. Selain itu, AUTO-IMU terintegrasi iBase meningkatkan fungsinya sebagai penjelajah GNSS.
Fitur Utama CHC iBase:
- Multi Konstelasi GNSS: Mendukung GPS, GLONASS, Galileo, dan BeiDou untuk memastikan sinyal tetap stabil di berbagai kondisi medan
- Jangkauan RTK hingga 15km: Dengan radio UHF 5W, iBase mampu mengirim koreksi ke rover dalam jarak yang jauh
- Daya Tahan 12 jam: Baterai yang tahan lama memastikan operasi yang berkelanjutan sepanjang hari.
- Desain IP67: Tahan debu dan air, cocok untuk lingkungan kerja ekstrem
- Kemudahan Penggunaan: Instalasi cepat dengan interface yang user-friendly
- Kinerja yang stabil: iBase dirancang untuk digunakan sebagai base station portabel yang dapat bekerja dengan berbagai receiver GNSS
- Kompatibel dengan banyak rover: Bisa digunakan dengan receiver lain
- Fleksibilitas tinggi: Bisa digunakan dalam berbagai kondisi lingkungan tanpa kehilangan akurasi sinyal
Penggunaan CHC iBase:
CHC iBase digunakan sebagai base station untuk meningkatkan akurasi pengukuran dalam berbagai aplikasi pemetaan, konstruksi, pertanian, kehutanan, hingga pertambangan. Bisa digunakan dalam mode RTK (Real Time Kinematic) atau PPK (Post Processing) tergantung kebutuhan proyek.
a. Survei topografi dan pemetaan lahan :
iBase berperan sebagai referensi tetap (base station) untuk koreksi RTK pada receiver rover. iBase dapat memberikan data GNSS berkualitas tinggi untuk akuisisi titik koordinat dengan presisi sentimeter. Penggunaan dalam survei topografi yaitu:
- Pemetaan batas tanah dan sertifikasi lahan: iBase digunakan untuk menentukan batas lahan dengan akurasi tinggi yang berguna untuk sertifikasi atau pembagian tanah
- Pemetaan elevasi dan kontur tanah: Menghasilkan data elevasi untuk pembuatan kontur lahan sebelum pembangunan
- Pemetaan jaringan drainase dan irigasi: Digunakan untuk mendesain dan memetakan saluran air agar sesuai dengan topografi lahan.
b. Konstruksi dan infrastruktur :
iBase berperan untuk staking out (penempatan titik), pengukuran volume tanah dan pemetaan as-built (pemetaan hasil pembangunan). iBase juga menyediakan koreksi RTK untuk meningkatkan presisi alat berat otomatis dalam konstruksi. Penggunaan dalam konstruksi yaitu:
- Pemetaan titik kontrol proyek: Membantu kontraktor dalam menetapkan titik-titik koordinat proyek konstruksi
- Pengukuran volume tanah dan cut&fill: Menentukan jumlah tanah yang harus dipindahkan atau ditambahkan dalam proyek infrastruktur
- Penempatan titik konstruksi (satking out): Digunakan untuk memastikan bangunan, jalan atau jembatan berada di posisi yang benar sesuai desain
- Monitoring pergeseran struktur: Memantau perubahan posisi bangunan atau jalan untuk menghindari kegagalan struktur.
c. Pertanian presisi :
Digunakan dalam pemetaan lahan pertanian dan sistem autopilot traktor. iBase memberikan koreksi GNSS untuk kendaraan dan mesin pertanian secara otomatis. Penggunaan dalam pertanian presisi adalah:
- Pemetaan zona kesuburan tanah: Menggunakan GNSS untuk mengidentifikasi variasi kesuburan tanah guna optimasi pupuk dan irigasi
- Pengelolaan tanaman berbasis GNSS: Membantu petani dalam menentukan pola tanam yang efisien
- Autopilot traktor dan alat berat pertanian: iBase digunakan untuk mengontrol traktor dan peralatan pertanian yang memiliki sistem aoto-steering agar berjalan sesuai jalur yang telah di program
d. Pemetaan tambang dan kehutanan :
iBase digunakan untuk pemetaan area tambang dan hutan dengan resolusi tinggi yang dapat memberikan koreksi RTK untuk pemetaan akurat pada wilayah terpencil yang tidak memiliki jaringan NTRIP. Penggunaan iBase dalam pertambangan:
- Pemetaan area eksplorasi: Membantu dalam pemetaan potensi tambang sebelum eksploitasi dilakukan
- Monitoring pergerakan tanah dan kestabilan tambang: Memantau deformasi tanah di sekitar area pertambangan untuk mencegah longsor atau kecelakaan kerja
- Navigasi alat berat pertambangan: Menggunakan koreksi GNSS untuk meningkatkan akurasi sistem fleet management pada kendaraan tambang
Penggunaan iBase dalam kehutanan yaitu:
- Pemetaan kawasan hutan dan konservasi: Digunakan untuk mengukur luas hutan, jalur logging, atau area konservasi
- Identifikasi perubahan tutupan lahan: Memantau perubahan hutan akibat deforestasi atau kebakaran hutan
- Survey jalur patrolii dan pengawasan hutan: Membantu tim patroli dalam memantau aktivitas ilegal di kawasan hutan
2.CHC i76 : Rover GNSS RTK dengan Teknologi IMU Tilt
CHC i76 adalah sebuah receiver GNSS yang berukuran telapak tangan yang dirancang untuk survei presisi tinggi. Perangkat ini menggabungkan teknologi GNSS, IMU dan dual kamera, menawarkan akurasi hingga tingkat sentimeter serta fitur CAD + AR untuk meningkatkan efisiensi proses survei. Desainnya yang ringan dan tangguh memastikan kinerjanya yang optimal dalam berbagai kondisi medan lapangan.
CHC i76 merupakan GNSS RTK Rover yang dirancang untuk digunakan bersama dengan base station seperti CHC iBase. Perangkat ini menawarkan akurasi tinggi dengan fitur IMU Tilt Compensation, memungkinkan pengguna melakukan pengukuran dengan kemiringan hingga 60° tanpa perlu meratakan tiang.
Fitur Utama CHC i76:
- Akurasi RTK Sentimeter: Teknologi GNSS canggih memberikan akurasi hingga 1-3 cm
- Multi Konstelasi GNSS: GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou
- IMU Tilt Compensation hingga 60°: Mengurangi waktu pengukuran karena pengguna tidak perlu selalu menegakkan tiang
- Konektivitas Lengkap: Dilengkapi dengan Bluetooth, Wifi, 4G, dan UHF Radio untuk fleksibilitas transmisi data
- Baterai 15 jam: Memastikan operasi tanpa gangguan sepanjang hari
- Desain Ergonomis dan IP67: Ringan, tahan air dan debu, cocok untuk berbagai kondisi kerja
- Desain ringan dan portabel: Desainnya ringkas dan mudah dibawa ke lapangan
- Mendukung konektivitas NTRIP: Bisa terhubung ke koreksi RTK melalui internet tanpa memerlukan base station fisik
Penggunaan CHC i76:
CHC i76 adalah receiver GNSS RTK yang digunakan dalam berbagai aplikasi survei dan pemetaan. Dengan teknologi multi-konstelasi (GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo) dan kurasi sentimeter, i76 menjadi pilihan yang andal untuk survei topografi, konstruksi, pertanian presisi serta pemetaan tambang dan kehutanan.
a. Pemetaan tanah dan topografi
i76 dapat digunakan sebagai rover GNSS RTK untuk menerima koreksi dari base station (iBase) atau jaringan NTRIP CORS. i76 dapat menghasilkan data koordinat akurat untuk pemetaan kontru, elevasi, dan batas tanah. Penggunaan i76 dalam survei topografi yaitu:
- Pemetaan batas tanah dan pengukuran lahan: Berguna untuk pembuatan sertifikat tanah dan pembagian lahan
- Pembuatan peta kontur dan elevasi: Menghasilkan model medan digital seperti DTM/DEM untuk proyek desain
- Survey titik kontrol: Menentukan titik referensi untuk pekerjaan pemetaan dengan drone atau total station
- Pemetaan jaringan drainase dan irigasi: Mengoptimalkan desain pengairan untuk perkebunan dan pertanian
b. Konstruksi dan Infrastruktur
Membantu dalam staking out (penempatan titik) dan pengukuran as-built pada proyek konstruksi, memastikan akurasi posisi struktur sebelum dan setelah pembangunan. Penggunaan dalam konstruksi:
- Staking out pondasi dan struktur: Menentukan lokasi titik sesuai dengan desain teknis proyek
- Pengukuran volume tanah (cut & fill): Menghitung jumlah tanah yang perlu digali atau ditimbun
- Survey jalan dan jembatan: Membantu dalam pembuatan desain serta pemetaan kondisi infrastruktur
- Monitoring deformasi struktur: Memantau pergerakan bangunan, jembatan atau bendungan terhadap perubahan geologi
c. Pertanian Presisi
i76 digunakan untuk pemetaan lahan pertanian dan kontrol alat pertanian berbasis GNSS. CHC i76 juga dapat memastikan efisiensi penggunaan pupuk, air dan tenaga kerja. Penggunaan dalam pertanian presisi:
- Pemetaan zona kesuburan tanah: Membantu dalam pemetaan variasi tanah untuk optimasi pertanian
- Autopilot traktor dan alat berat pertanian: i76 dapat digunakan dalam sistem auto-steering untuk memastikan alat berat bergerak dalam jalur yang presisi
- Survey irigasi pertanian: Menentukan jalur irigasi yang paling efisiensi berdasarkan topografi lahan
d. Pemetaan Tambang dan Kehutanan
CHC i76 dapat digunakan untuk pemetaan area tambang dan kawasan hutan dengan presisi tinggi dan membantu dalam monitoring deformasi tanah dan navigasi alat berat. Penggunaan dalam pertambangan:
- Pemetaan area eksplorasi: Menentukan lokasi yang kaya mineral sebelum ekstraksi
- Pengukuran volume material tambang: Memastikan akurasi dalam penghitungan hasil tambang
- Navigasi alat berat pertambangan: Memastikan jalur kendaraan tambang sesuai dengan peta digital
- Monitoring pergeseran tanah dan kestabilan tambang: Untuk mencegah longsor dan memastikan keselamatan kerja
Selain pemetaan di area tambang, CHC i76 juga dapat digunakan dalam bidang pemetaan kehutanan yaitu sebagai:
- Pemetaan kawasan konservasi: Menentukan batas wilayah konservasi dan taman nasional
- Monitoring perubahan tutupan lahan: Melacak deforestasi, kebakaran hutan, dan regenerasi hutan
- Survey jalur patroli dan logging: Membantu petugas dalam menentukan rute patroli atau area yang akan di kelola
Kenapa harus memilih CHCNav iBase dan i76?
- iBase memiliki daya tahan lebih lama dan jangkauan lebih jauh dibandingkan beberapa base station pesaing
- i76 menawarkan fitur IMU Tilt Compensation yang setara dengan GPS brand T* dan Brand L*, tetapi dengan harga yang lebih bersahabat
- Ideal untuk survei topografi, konstruksi, pertanian, pertambangan dan kehutanan
- Pengamatan CAD + AR sangat efisien
- Memiliki kamera ganda dengan sudut lebar hingga 95°
- Memiliki IMU hingga kemiringan 60°
- Penyimpanan data berkapasitas 8GB
Keunggulan Kombinasi CHC iBase dan i76
CHC iBase dan i76 adalah solusi GNSS RTK terbaik untuk berbagai aplikasi survei dan pemetaan. Dengan akurasi tinggi, konektivitas lengkap, dan desain yang tangguh kedua perangkat ini menjadi pilihan utama bagi para profesional di industri geospasial. Menggunakan CHC iBase dan i76 secara bersama memberikan berbagai keunggulan di antaranya:
- Akurasi tinggi dalam waktu nyata (RTK Correction)
- Mudah digunakan dan tidak memerlukan konfigurasi yang rumit
- Dapat digunakan di berbagai lingkungan kerja, termasuk area sulit dan berbukit
- Efisiensi waktu dan tenaga kerja lebih tinggi dibandingkan dengan metode survei konvensional